Minggu, 12 April 2009

Completely Lost

Kepala ini penuh dengan pertanyaan, penuh dengan keraguan, penuh dengan cerita yang perlu tuk diselesaikan.

Hati ini penuh dengan amarah, penuh dengan iri, penuh dengan dengki, penuh dengan tanya.

Mulut ini tak kuasa lagi tuk tertawa palsu, mulut ini tak kuasa lagi tuk berkata-kata manis, mulut ini tak kuasa lagi tuk menahan cela.

Karakter itu telah pergi, tuk selamanya dia meninggalkan pribadi yang sedang labil dan butuh bimbingannya.

Baru sekarang betapa dia sadari betapa dirinya membutuhkan karakter itu, betapa dia membutuhkan bimbingannya dan betapa dia merindukannya. Sangat merindukannya.

Tak ada lagi tempat tuk berbagi, tak ada lagi tempat tuk meminta, tak ada lagi tempat tuk bersandar, tak ada lagi tempat tuk mengadu, tak ada lagi tempat tuk menangis, tak ada lagi tempat tuk meluapkan semua yang ada di hati.

Tak ada lagi.

"Ninik kangen mbe mama. Ninik baru sadar kalo ninik sayang mbe mama. Ninik ga bisa ga ada mama. Ninik pengen mama disini, ninik pengen dipeluk ma"

LUV YOU ALWAYS. THANKS FOR EVERYTHING

(dedicated to Mama Wha, my beloved mom)

Jumat, 10 April 2009

You

Hate those fake smiles, hate those fake chit-chats, hate them all!

If I'm being nice, tell me what will I receive as rewards. None. Nothing. Nill.

I just wanna be me. The real me. The one who doesn't like you, you, you and especially you!

So cut the craps and leave me alone!

Go away!!!!!!

I really wish I can run from you and won't have to feel this.

Just let me go! Please, I'm begging you!

Let me go! I can't take this kind of feeling. No, I can't.

I'm sorry.

Hate you for making me feel all these.

Hate you.

I hate you.

Just go! Go away!

Fuck! It's so damn hard to do. Sorry but I can't. I'm so damn selfish, so what?!

At least aku ga munak, ga pura-pura.